Abstract
Indonesia negara dengan keanekaragaman jenis buah dan sayuran tropis, namun jumlah yang dikonsumsi per kapita lebih sedikit dibandingkan dengan di wilayah iklim sedang (Williams et al. , 1993). Laporan Riskesdas 2007 dan 2013 menunjukkan masih tingginya proporsi rerata nasional perilaku konsumsi kurang sayur dan atau buah pada penduduk umur> 10 tahun, yaitu sebesar 93,5% dan 93,6% (Depkes, 2008: Kemenkes, 2013). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan, pengeluaran dan konsumsi sayur-buah pada mahasiswaGizi dan non-Gizi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Metode penelitian adalah deskriptif–analitik. Subjek penelitian sebanyak 41 orang mahasiswa Gizi dan 35 orang mahasiswa non-Gizi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya pada bulan Desember 2015. Teknik pengambilan sampel purposive sampling . Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dan pengisian kuesioner. Kemudian data diolah dan dianalisis menggunakan program komputer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pengetahuan sayur buah mahasiswa Gizi dan non-Gizi tergolong kategori sedang. Pengetahuan sayur dan buah mahasiswa Gizi lebih baik daripada non-Gizi. Rerata pengeluaran untuk konsumsi sayurdanbuahpada mahasiswa Gizi lebih rendah daripada non-Gizi. Rerata jumlah total konsumsi sayur dan buah lebih tinggi pada mahasiswa Gizi daripada non-Gizi, namun beberapa masih belum sesuai anjuran dari segi jumlah maupun frekuensinya.
Cite
CITATION STYLE
Bachtiar, A., Sumarto, S., Karimah, I., & Nuraeni, I. (2016). PENGETAHUAN, PENGELUARAN DAN KONSUMSI SAYUR-BUAH PADA MAHASISWA GIZI DAN NON GIZI POLTEKKES KEMENKES TASIKMALAYA. Media Informasi, 12(1), 67–76. https://doi.org/10.37160/bmi.v12i1.16
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.