Pengaruh Pola Asuh Orangtua Tunggal Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini (Studi Kasus PAUD Kober Puspasari Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis)

  • Soni Samsu Rizal
  • Nia Nuraida
  • Pika Romantika Rahim
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan karakter anak, kesulitan berkomunikasi, kecenderungan mengurung diri, serta rendahnya rasa percaya diri pada anak usia dini. Kondisi tersebut menuntut perhatian dari orang tua dan guru agar perkembangan sosial anak tetap optimal sesuai tahap perkembangannya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua tunggal terhadap perkembangan sosial anak usia dini. Penelitian dilaksanakan di PAUD Kober Puspasari pada bulan September hingga Oktober 2025 dengan sampel sebanyak 10 anak. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan wawancara, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua tunggal tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan sosial anak usia dini. Temuan ini mengindikasikan bahwa perkembangan sosial anak dipengaruhi oleh berbagai faktor lain, seperti peran guru, lingkungan bermain, teman sebaya, dan karakter anak itu sendiri. Dengan demikian, anak dari keluarga tunggal tetap dapat berkembang secara sosial dengan baik apabila memperoleh dukungan dari sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Soni Samsu Rizal, Nia Nuraida, & Pika Romantika Rahim. (2025). Pengaruh Pola Asuh Orangtua Tunggal Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini (Studi Kasus PAUD Kober Puspasari Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis). Arunika Widya: Jurnal Pendidikan Dasar Dan Menengah, 1(2), 14–21. https://doi.org/10.59966/arunikawidya.v1i2.143

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free