Abstract
Komplikasi selama kehamilan menjadi salah satu penyebab kematian ibu di Indonesia. Angka Kematian Ibu menempati urutan ke-3 tertinggi di ASEAN. Kelas Ibu Hamil (KIH) merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan pengetahuan ibu sehingga mampu mendeteksi dini komplikasi yang akan berkontribusi dalam menurunkan AKI. Upaya pengembangan KIH guna meningkatkan partisipasi ibu dibutuhkan terkait materi maupun metode yang diberikan. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan pelaksanaan kelas ibu hamil dalam jaringan dengan tatap muka untuk meningkatkan pengetahuan pencegahan komplikasi kehamilan. Penelitian dilakukan di puskesmas Majasem dan Sitopeng Kota Cirebon. Penelitian dengan metode Quasy aksperimentah pretest dan posttes with control group. Sampel berjumlah 55 orang ibu hamil terdiri dari 25 kasus (dalam jaringan) dan 30 kontrol (tatap muka). Hasil diperoleh mayoritas umur ibu hamil tidak berisisko (20-35tahun) yaitu 41 orang (74,5%) dengan pendidikan tinggi (SMA, PT) sebanyak 28 orang (50,9%) dan tidak bekerja sebanyak 49 orang (89,1%). Hamil mutigravida (2-4 anak) sebanyak 40 orang (72,5%), mayoritas scor poedji tidak berisiko sebanyak 40 orang(72,5%), dukungan keluarga tinggi sebesar 39 orang (70,9%), dan mayoritas pengetahuan sebelum dan sesudah kelas ibu hamil baik. Analisis nilai Chi-Square <0,005 sehingga secara statistic terdapat hubungan antara metode Kelas Ibu Hamil dengan pengetahuan pencegahan komplikasi kehamilan. kesimpulan Kelas Ibu Hamil dalam jaringan lebih meningkatkan pengetahuan ibu hamil dalam pencegahan komplikasi kehamilan.
Cite
CITATION STYLE
Surya Atmaja, R. W., & Lisnawati. (2023). METODE KELAS IBU HAMIL DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI KEHAMILAN. Jurnal Kesehatan Mahardika, 10(1), 48–52. https://doi.org/10.54867/jkm.v10i1.142
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.