Perbandingan Uji Aktivitas Mukolitik Ekstrak Etanol, Infusa, dan Minyak Atsiri Batang Serai Wangi (Cymbopogon Nardus)

  • Clara C
  • Arifuddin M
  • Rusli R
N/ACitations
Citations of this article
230Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Batuk merupakan gejala klinis dari gangguan pada saluran pernapasan, sebagai perlindungan untuk menghilangkan lendir yang berlebihan, zat abnormal seperti cairan atau nanah, maupun benda asing yang dihirup dari saluran udara bagian atas. Serai Wangi (Cymbopogon nardus) merupakan salah satu tanaman yang dapat dijadikan tanaman obat yang berkhasiat mengobati batuk. Tanaman Serai memiliki kandungan kimia berupa alkaloid, saponin, tannin, flavanoid, antraquinon, dan minyak atsiri. Kandungan metabolit sekunder berupa saponin dan tannin memiliki aktivitas mukolitik.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan aktivitas mukolitik terbaik dari ekstrak etanol, infusa dan minyak atsiri batang Serai Wangi (Cymbopogon nardus). Pada penelitian ini digunakan metode ekstraksi dengan maserasi, infusa, dan destilasi uap. Pengujian mukolitik dilakukan dengan alat viskometer Rheosys dan diukur viskositas tiap sampel uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol 5% memiliki aktivitas mukolitik terbaik ditandai dengan penurunan viskositas yang signifikan dibandingkan dengan infusa 6% dan minyak atsiri. Penurunan viskositas ekstrak etanol pada menit ke 30 adalah sebesar 144,09 cps dan pada menit ke 60 adalah sebesar 187,1 cps.

Cite

CITATION STYLE

APA

Clara, C., Arifuddin, M., & Rusli, R. (2022). Perbandingan Uji Aktivitas Mukolitik Ekstrak Etanol, Infusa, dan Minyak Atsiri Batang Serai Wangi (Cymbopogon Nardus). Jurnal Sains Dan Kesehatan, 4(5), 495–499. https://doi.org/10.25026/jsk.v4i5.1201

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free