Risiko Kesehatan Lingkungan pada Pedagang dan Pengunjung Pasar Tradisional: A Systematic Review

  • Gusti A
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pasar tradisional merupakan lingkungan kerja informal dan ruang publik yang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan lingkungan bagi pedagang dan pengunjung akibat sanitasi yang belum optimal, kepadatan aktivitas, dan kedekatan dengan sumber emisi kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis bukti ilmiah mengenai risiko biologis, kimia, dan partikulat di pasar tradisional serta mengidentifikasi implikasinya terhadap kebijakan pasar sehat. Penelitian menggunakan desain Systematic Literature Review mengikuti pedoman PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan pada basis data internasional dan nasional periode 2010–2025 dengan kriteria inklusi studi yang mengevaluasi paparan lingkungan dan melaporkan parameter risiko seperti hazard quotient atau estimasi risiko karsinogenik. Hasil menunjukkan bahwa sanitasi pasar yang tidak memenuhi standar meningkatkan kontaminasi mikrobiologis pada air, limbah, dan udara. Risiko bersifat kontekstual dan bervariasi secara spasial berdasarkan ventilasi dan kepadatan lalu lintas. Literatur juga menunjukkan fragmentasi pendekatan risiko dan belum adanya sintesis multi-hazard terpadu. Kebaruan studi ini terletak pada integrasi multi-hazard health risk assessment dalam konteks pasar tradisional. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan kebijakan pasar sehat berbasis cumulative risk assessment dan harmonisasi metodologi penilaian risiko kesehatan lingkungan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Gusti, A. (2026). Risiko Kesehatan Lingkungan pada Pedagang dan Pengunjung Pasar Tradisional: A Systematic Review. Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja Dan Lingkungan, 7(1), 68–81. https://doi.org/10.25077/jk3l.7.1.68-81.2026

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free