PERNERAPAN POSISI SEMI FOWLER PADA PASIEN TB PARU UNTUK MENGURANGI SESAK NAFAS DI RUANG IGD RST WIJAYAKUSUMA PURWOKERTO

  • Saputri H
  • Saifudin I
  • Susanti I
N/ACitations
Citations of this article
199Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

TB Paru merupakan penyakit gangguan pada sistem respirasi yang mengenai jaringan paru sehingga membutuhkan oksigen. Penanganan penderita TB Paru yang tidak benar akan menimbulkan berbagai macam komplikasi, salah satunya adalah sindrom gagal nafas dewasa. Penderita dengan sesak napas, pernapasan cuping hidung, sianosis dapat dilakukan pemberian O2 tambahan dan alat bantu napas dan dapat juga dilakukan tindakan pemberian posisi semi fowler. Posisi semi fowler yaitu mengangkat kepala dan tubuh dinaikkan dengan derajat kemiringan 45o, menggunakan gaya gravitasi untuk membantu pengembangan paru dan mengurangi tekanan dari abdomen ke diafragma. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek pemberian posisi semi fowler pada pasien TB Paru. Penelitian menggunakan studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan sebagai metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa posisi semi fowler efektif untuk mengurangi sesak nafas yang didukung dengan penelitian sebelumnya dan hasil evaluasi keperawatan. Kesimpulan dari penelitian ini setelah dilakukan intervensi keperawatan dapat disimpulkan bahwa pemberian posisi semi fowler dapat mengurangi keluhan sesak nafas dan batuk pada pasien TB Paru.

Cite

CITATION STYLE

APA

Saputri, H., Saifudin, I., & Susanti, I. H. (2023). PERNERAPAN POSISI SEMI FOWLER PADA PASIEN TB PARU UNTUK MENGURANGI SESAK NAFAS DI RUANG IGD RST WIJAYAKUSUMA PURWOKERTO. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(8), 2982–2985. https://doi.org/10.55681/sentri.v2i8.1243

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free