LUMBUNG TULUNG TINULUNG: PENGUATAN MODAL SOSIAL MASYARAKAT KUMPULREJO SAAT PANDEMI COVID-19

  • Hadiwijoyo S
  • Hergianasari P
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penguatan modal sosial masyarakat Kelurahan Kumpulrejo Kota Salatiga menghadapi Pandemi Covid-19 menggunakan konsep modal sosial yaitu kepercayaan, norma, jejaring. Metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data wawancara dan terjun ke lapangan. Munculnya gerakan Lumbung Tulung Tinulung dilandasi oleh nilai-nilai kehidupan yang disepakati bersama dan berkembang di dalam masyarakat Kumpulrejo, yaitu kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Hasil penelitian yaitu kepercayaan sebagai salah satu unsur dalam modal sosial menjadi unsur fundamental dalam membangun dan memperkuat program Lumbung Tulung Tinulung. Norma sebagai salah satu modal sosial ditandai dengan adanya nilai-nilai dasar dalam masyarakat Kumpulrejo yang menjadi pengikat baik internal maupun eksternal. Jejaring sebagai salah satu unsur modal sosial dilihat dari penguatan peran Lumbung Tulung Tinulung tidak hanya sebagai tempat mengumpulkan dan menyalurkan bahan pangan menjadi sebuah program dan gerakan yang mampu mengedukasi masyarakat maupun membangun dan membina jejaring antar aktor. Kesimpulan berdirinya Lumbung Tulung Tinulung merupakan salah satu langkah dalam rangka membangun ketahanan masyarakat Kelurahan Kumpulrejo dalam menghadapi pandemi Covid-19 berdasarkan konsep modal sosial.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hadiwijoyo, S. S., & Hergianasari, P. (2021). LUMBUNG TULUNG TINULUNG: PENGUATAN MODAL SOSIAL MASYARAKAT KUMPULREJO SAAT PANDEMI COVID-19. KRITIS, 30(1), 1–20. https://doi.org/10.24246/kritis.v30i1p1-20

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free