Abstract
Teh merupakan minuman yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Teh tidak hanya dibuat dari daun teh asli, tetapi juga dapat dibuat dari daun hijau yang mengandung tannin dan flavonoid, salah satunya adalah daun mangga. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi mutu produk teh yang dihasilkan, dua diantaranya adalah teknik dan lama pengeringan. Faktor ini berpengaruh terhadap kandungan senyawa antioksidan dalam teh serta kandungan kadar airnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui teknik dan lama pengeringan terbaik sehingga dihasilkan produk teh daun mangga yang kualitasnya baik dilihat dari respon kadar air dan kadar antioksidan. Penelitian ini menggunakan software Minitab 16 dengan metode Taguchi 2 faktor dan 3 level untuk mengoptimalkan desain produk sehingga dihasilkan respon yang optimal. Faktor yang digunakan adalah teknik pengeringan (A) yakni sinar matahari (A1); dioven (A2); disangrai (A3) dan lama pengeringan (B), yakni: 60 menit (B1); 90 menit (B2); 120 menit (B3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik pengeringan dan lama pengeringan berpengaruh signifikan terhadap kadar air teh daun mangga, tetapi tidak berpengaruh terhadap kadar antioksidan teh. Teh yang memiliki kadar air optimum adalah teh dengan teknik sangrai dengan lama 2 jam dimana kadar airnya sebesar 4,06%, sedangkan teh yang memiliki kadar antioksidan optimum adalah teh dengan teknik dioven dengan lama 1 jam dimana kadar antioksidannya adalah 22,77.
Cite
CITATION STYLE
Akolo, I. R., & Azis, R. (2018). Optimalisasi Mutu Produk Teh Daun Mangga dengan Metode Taguchi. Jurnal Riset Dan Aplikasi Matematika (JRAM), 2(2), 65. https://doi.org/10.26740/jram.v2n2.p65-75
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.