Gaya Bahasa Pertentangan dalam Novel Perahu Kertas Karya Dewi Lestari

  • Sari I
N/ACitations
Citations of this article
55Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan gaya bahasa pertentangan yang terdapat dalam novel Perahu Kertas Karya Dewi Lestari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif terhadap dokumen berbentuk novel Perahu Kertas karya Dewi Lestari sebagai sumber datanya. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan teknik pustaka, teknik simak, dan catat. Teknik analisis data dimulai dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis novel Perahu Kertas yang telah dilakukan, diketahui bahwa terdapat gaya bahasa pertentangan yang didominasi dengan penggunaan gaya bahasa hiperbola dan dilengkapi oleh gaya bahasa litotes, oksimoron, paranomasia, ivendo, klimaks, antiklimaks, sarkasme, antifrasis, paradoks, ironi, sinisme, dan hiperbaton. Gaya bahasa pertentangan yang diciptakan oleh Dewi Lestari dalam novel Perahu Kertas, menunjukkan bahwa permainan penggunaan gaya bahasa sangat penting dalam membangun sebuah novel.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sari, I. P. (2018). Gaya Bahasa Pertentangan dalam Novel Perahu Kertas Karya Dewi Lestari. Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, Dan Asing, 1(2), 296–311. https://doi.org/10.31540/silamparibisa.v1i2.154

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free