Abstract
Potensi ekspor nanas berupa produk nanas kalengan meningkat, namun perbanyakan bibit masih konvensional yang membutuhkan waktu lama seperti menggunakan mahkota 18-24 bulan, sucker (tunas batang) 14-17 bulan, slip (tunas buah) sekitar 15-20 bulan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh zat pengatur tumbuh 2,4-D dan thidiazuron terhadap multiplikasi tunas nanas varietas queen. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) kontras ortogonal dengan 2 faktor dan 1 kontrol. Faktor pertama konsentrasi ZPT TDZ dengan 3 taraf (0,1 ppm; 0,3 ppm; dan 0,5 ppm). Faktor kedua konsentrasi ZPT 2,4-D dengan 2 taraf (1 ppm dan 2 ppm). Data dianalisis menggunakan ANOVA dan apabila berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji lamjut BNJ α = 5%. Hasil penelitian pemberian 2,4-D dan TDZ menunjukkan interaksi tidak nyata antara kontrol dengan perlakuan terhadap semua variabel penelitian selama 12 MST. Kombinasi 2,4-D dan TDZ menunjukkan interaksi tidak nyata terhadap semua variabel penelitian selama 12 MST. Konsentrasi TDZ berpengaruh nyata terhadap jumlah tunas eksplan dan eksplan berkalus (%) nanas queen, dimana TDZ konsentrasi 0,3 ppm cenderung lebih efektif dalam menghasilkan tunas eksplan nanas queen. Berbagai konsentrasi 2,4-D memberikan pengaruh tidak nyata terhadap semua variabel penelitian selama 12 MST.
Cite
CITATION STYLE
Frida Rahma Andini, Fatimah Nursandi, & Erfan Dani Septia. (2024). Pengaruh 2,4 Diklorofenoksiasetat (2,4 D) Dan Thidiazuron (TDZ) Terhadap Multiplikasi Tunas Nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) Varietas Queen Secara Kultur In Vitro. Agriprima : Journal of Applied Agricultural Sciences, 8(2). https://doi.org/10.25047/agriprima.v8i2.678
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.