Abstract
Penelitian ini bertujuan menentukan padat tebar optimal benih udang windu (Penaeus monodon) yang dipelihara dalam media bioflok. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan dan tiga ulangan yaitu, perlakuan A kontrol (10 ekor/wadah tanpa penambahan bioflok), perlakuan B (10 ekor/wadah dengan penambahan bioflok), perlakuan C (15 ekor/wadah dengan penambahan bioflok), perlakuan D (20 ekor/wadah dengan penambahan bioflok). Parameter yang diamati meliputi kelangsungan hidup (SR), Pertambahan Panjang Mutlak, Laju Pertumbuhan Spesifik (SGR) dan Efisiensi Pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan padat tebar berpengaruh nyata meningkatkan pertumbuhan panjang, SGR dan nilai efisiensi pakan benih udang windu. Nilai pertumbuhan panjang dan SGR tertinggi terdapat pada perlakuan C masing masing sebesar 3,1±0,06 cm dan 1,48±0,041%/hari, sedangkan nilai efesiensi pakan tertinggi terdapat pada perlakuan D sebesar 47,43±7,62%. Tidak terdapat perbedaan yang nyata antara perbedaaan padat tebar tiap perlakuan terhadap kelangsungan hidup benih udah windu. Padat tebar optimal pemeliharaan benih udang windu dengan menggunakan sistem bioflok adalah 15 ekor/ 10 liter air.
Cite
CITATION STYLE
Zulfahmi, I. (2017). PENGARUH PADAT TEBAR BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH UDANG WINDU (PENAEUS MONODON FABRICIUS, 1798) YANG DIPELIHARA PADA MEDIA BIOFLOK. Scientiae Educatia, 6(1), 62. https://doi.org/10.24235/sc.educatia.v6i1.1297
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.