Abstract
Solar cell merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang berfungsi untuk mengkonversi energi panas dari matahari sehingga bisa menghasilkan energi listrik. Hingga saat ini penyerapan energi panas matahari pada solar cell belum maksimal. Hal ini disebabkan karena solar cell hanya diletakkan secara statis untuk menyerap energi matahari dari arah timur dan barat. Sedangkan sudut penyinaran matahari yang optimal berasal dari arah utara, timur, Selatan dan barat, maka dari itu, dalam penelitian ini menerapkan solar tracker berbasis dual axis pada rangkaian solar cell agar penyerapan energi panas matahari menjadi optimal. Peneliti menggunakan solar tracker berupa dua aktuator linier sebagai motor penggerak dan empat buah Light Dependent Resistor (LDR) untuk mengarahkan sudut datang Cahaya matahari dari arah utara, timur, selatan dan Barat. Sehingga solar tracker dapat mengarahkan solar cell secara dual axis. Root Mean Squared Error (RMSE) digunakan oleh peneliti untuk mengetahui kesalahan sudut bayangan pada solar tracer. Hasil penelitian, sistem kontrol ini) memilki cakupan 45˚ke arah utara, timur, selatan dan barat. Hasil pengujian RSME menunjukkan sistem kontrol dapat mengikuti arah datangnya cahaya matahari pada pukul 09.00 sampai 15.00 dengan kesalahan pada sumbu timur-barat sebesar 0,3˚-1,7˚ dengan nilai RMSE sebesar 1,366 dan untuk sumbu utara-selatan memiliki eror sebesar 0,6˚-2,6˚ dengan nilai RMSE sebesar 1,736. Maka dari itu, sistem kontrol pada solar tacker dual axis dapat membantu solar cell mendapatkan suplai cahaya matahari yang maksimal.
Cite
CITATION STYLE
Rd. Reyhan Triwibowo, Ignatius R. Mardiyanto, & Mulki R. B Pratama. (2024). Sistem Kontrol Pada Solar Tracker Dual Axis Berbasis Arduino dan Light Dependent Resistor (LDR). Jurnal Teknik Energi, 13(1), 52–57. https://doi.org/10.35313/.v13i1.5219
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.