Abstract
Terdapat adanya sumber pencemar yang tidak sesuai dengan standar baku mutu yang ada pada PERMENKES No.2 tahun 2023 sehingga penelitian yang ini dilakukan untuk mengetahui adanya pengaruh sanitasi lingkungan dan keberadaan Eschericha Coli (E. Coli) dalam air yang digunakan oleh masyarakat terhadap penyakit diare yang terjadi pada balita di wilayah kerja Puskesmas Durian Luncuk, Kecamatan Batin XXIV, Batang Hari, Jambi. Penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pemilihan jenis penelitian observasional analitik karena untuk mencari ada atau tidaknya pengaruh antara dua variabel atau pun lebih tanpa melakukan intervensi pada subjek penelitia sehingga didapatkan hasil yang merupakan tujuan penelitan. Analisis data yang menggunakan multivariat bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan variabel terikat. Analisis multivariat yang digunakan dalam penelitian ini adalah Regresi Logistik karena variabel terikat memiliki skala data kategorik. Terdapat pengaruh antara sarana penyedian air bersih dengan penyakit diare pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Durian Luncuk Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batang Hari, Jambi Hasil uji statistik menggunakan chi square diperoleh nilai P atau nilai Asymp. Sig sebesar 0,048 dimana nilai P < 0,05. Dari nilai P yang diperoleh maka Sarana Penyediaan air bersih merupakan faktor yang menyebabkan kejadian penyakit diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Durian Luncuk, kecamatan Batin XXIV Kabupaten Batang hari
Cite
CITATION STYLE
Rosa Pini Septiani, Onny Setiani, & Nurjazuli. (2025). Dampak Sanitasi Lingkungan Dan Kontaminasi Terhadap Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Endemis. Jurnal Administrasi Politik Dan Sosial, 6(3), 365–381. https://doi.org/10.46730/japs.v6i2.286
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.