LAPORAN KASUS DENGUE SHOCK SYNDROME PADA ANAK DENGAN OBESITAS

  • Batari A
  • Maromon J
  • Tjeng W
N/ACitations
Citations of this article
150Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dengue Shock Syndrome (DSS) adalah spektrum klinis dari infeksi dengue yang ditandai dengan gangguan sirkulasi. Salah satu kondisi yang menyebabkan syok pada infeksi dengue adalah obesitas. Obesitas meningkatkan produksi mediator inflamasi yang meningkatkan permeabilitas kapiler dan menyebabkan kebocoran plasma. Kami mengikuti seorang pasien di bagian kesehatan anak RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Laki-laki usia 15 tahun dengan obesitas, indeks massa tubuh berdasarkan umur >Persentil 95th, di diagnosis DSS. Pasien mengeluhkan sesak, demam 3 hari, muntah 3 kali dan tidak buang air kecil 24 jam. Pada pemeriksaan fisik ditemukan laju pernapasan 34 kali/menit, suhu 36,3ºC, akral dingin dan suara napas paru kanan vesikuler menurun. Pemeriksaan penunjang ditemukan penurunan trombosit (39.000/mm3), peningkatan hematokrit (49,2%), IgM dan IgG dengue positif. Pemberian cairan menggunakan berat badan ideal pasien. Pasien dirawat intensif di Pediatric Intensive Care Unit (PICU). Diperlukan kemampuan untuk mengatasi DSS dengan kondisi khusus seperti obesitas.

Cite

CITATION STYLE

APA

Batari, A. D., Maromon, J. T. S., & Tjeng, W. S. (2020). LAPORAN KASUS DENGUE SHOCK SYNDROME PADA ANAK DENGAN OBESITAS. Jurnal Kedokteran Mulawarman, 7(1), 35. https://doi.org/10.30872/j.ked.mulawarman.v7i1.3779

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free