Self Improvement (Upaya Perbaikan Diri) Dalam Menjalani Takdir Allah Perspektif Tafsir Al-Misbah

  • Yasmin P
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini membahas konsep self improvement (upaya perbaikan diri) dalam menjalani takdir Allah menurut perspektif Tafsir al-Misbah karya M. Quraish Shihab. Fenomena melemahnya kondisi mental dan spiritual akibat tekanan hidup modern menjadi latar belakang utama kajian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali makna dan relevansi konsep self improvement dalam pandangan Quraish Shihab serta mengidentifikasi bagaimana upaya perbaikan diri dapat menjadi sarana menjalani takdir Allah dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi pustaka, penelitian ini menelaah ayat-ayat Al-Qur’an seperti Q.S. al-Hasyr: 18, ar-Ra’d: 11, dan al-Mulk: 2 yang berkaitan dengan kesadaran diri, ikhtiar, dan penerimaan terhadap takdir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa self improvement merupakan bagian penting dari ikhtiar manusia dalam merespons takdir Allah secara aktif dan positif. Konsep ini, menurut Tafsir al-Misbah, mencakup dimensi spiritual, intelektual, moral, dan sosial yang saling menunjang dalam membentuk pribadi Muslim yang resilien, produktif, dan sadar akan misi kehidupannya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yasmin, P. H. (2026). Self Improvement (Upaya Perbaikan Diri) Dalam Menjalani Takdir Allah Perspektif Tafsir Al-Misbah. Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur’an Dan Hadits, 5(1), 303. https://doi.org/10.35931/am.v5i1.5807

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free