ANALISIS KEUTAMAAN SEDEKAH DAN INFAK BERDASARKAN HADIS YANG DIRIWAYATKAN OLEH IMAM BUKHARI DAN IMAM MUSLIM

  • Riantika P
  • Pane N
N/ACitations
Citations of this article
120Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tidak dipungkiri bahwa manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan bantuan dari orang lain memenuhi kebutuhan hidupnya. Biarpun begitu banyak masyarakat yang khususnya  beragama Islam enggan bersedekah dan berinfak. Padahal sedekah adalah amal dalam agama Islam yang memberikan pahala tak terbatas dan menjadi sumber investasi amal baik yang tidak pernah berhenti. Dalam ajaran agama Islam selain bersedekah ada alternatif lain untuk manusia saling berbagi salah satunya infak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keutamaan orang yang bersedekah dan berinfak berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim. Dipenilitian ini terdapat dua hadis dalam keutamaan sedekah dan infak yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dimana dalam kedua hadis ini menjelaskan tentang manfaat bersedekah dan infak yang mana salah satunya adalah  sedekah tidak mengurangi harta melainkan akan menambah kemuliaan bagi yang bersedekah dan berinfak. Keutamaan-Keutamaan sedekah dan infak berdasarkan hadis Nabi meliput; pertama, Berinfak tidak akan membuat seseorang menjadi miskin. Kedua, Sedekah tidak mengurangi harta.

Cite

CITATION STYLE

APA

Riantika, P. A., & Pane, N. (2023). ANALISIS KEUTAMAAN SEDEKAH DAN INFAK BERDASARKAN HADIS YANG DIRIWAYATKAN OLEH IMAM BUKHARI DAN IMAM MUSLIM. HIBRUL ULAMA, 5(2), 76–82. https://doi.org/10.47662/hibrululama.v5i2.522

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free