Abstract
Performa dari transportasi publik dan sistem transit sangat tergantung kepada koneksi antara bagian awal dan bagian akhir dari perjalanan dengan angkutan umum. Pendekatan integrasi multimoda yang baik akan membuat keterhubungan antara moda utama dan moda lainnya, sehingga akan memperkecil waktu dan jarak tempuh. Dalam upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya pengguna angkutan umum, dapat direncanakan halte atau tempat pemberhentian baru sebagai tempat yang legal untuk naik-turun penumpang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik perjalanan penumpang Teman Bus dilihat dari maksud pergerakan dan asal-tujuan pergerakan dan untuk mengetahui lokasi rekomendasi penambahan halte atau tempat pemberhentian integrasi Teman Bus dan Angkutan Kota berdasarkan maksud pergerakan dan asal-tujuan pergerakan penumpang. Metode analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis sebaran halte berdasarkan titik naik turun penumpang. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa alternative pengembangan halte yang dapat dilakukan pada jenis guna lahan perdagangan dan jasa untuk tujuan kegiatan ekonomi dan jenis guna lahan pendidikan untuk tujuan kegiatan budaya
Cite
CITATION STYLE
Kasim, M. R., & Jihad, A. (2024). Analisis Integrasi Angkutan Kota sebagai Feeder Angkutan Bus Trans Mamminasata Berdasarkan Tujuan dan Sebaran Pergerakan. JURNAL KRIDATAMA SAINS DAN TEKNOLOGI, 6(01), 99–112. https://doi.org/10.53863/kst.v6i01.1015
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.