Abstract
Tradisi Reba Ngada dari suku Ngada di Nusa Tenggara Timur sebagai representasi yang kental dari nilai-nilai persatuan dan keberagaman yang terkandung di dalam Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai Pancasila yang tercermin dalam tradisi Reba Ngada dan melihat potensinya sebagai inspirasi bagi penguatan nilai persatuan dan kesatuan bagi masyarakat di Indonesia. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, yang mana mengumpulkan data dari berbagai artikel jurnal dan literatur terkait. Tradisi Reba Ngada, yang merupakan bentuk dari penghormatan kepada leluhur dan juga ungkapan rasa syukur atas hasil panen, melibatkan ritual, doa, persembahan, dan tarian tradisional Ja’i, yang mencerminkan nilai persatuan dan keberagaman masyarakat Ngada. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Reba Ngada sendiri tidak hanya berfungsi sebagai simbol budaya tetapi juga sebagai media pelestarian nilai-nilai sosial dan spiritual yang selaras dengan sila-sila yang ada di dalam Pancasila. Kesimpulan dari penelitian ini yang menegaskan bahwa tradisi Reba Ngada Nusa Tenggara Timur ini dapat menjadi inspirasi dalam memperkuat rasa semangat gotong royong dan menjaga keharmonisan dalam keberagaman di masyarakat Indonesia secara luas dan menyeluruh.
Cite
CITATION STYLE
Kosmos Desidarius Woi Mite, Regina Deru, Laurensia Titania Meze, Maria Delviana Meze, Maria Natalia Naze, Yoanita Alexandra Munde, & Rosalia Dhiu. (2024). Reba Ngada Sebagai Simbol Persatuan Dan Keberagaman Dalam Pancasila. PACIVIC: Jurnal Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 4(2), 80–90. https://doi.org/10.36456/p.v4i2.9705
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.