FITOREMEDIASI MERKURI (Hg) MENGGUNAKAN TANAMAN KACANG KALOPO (Calopogonium mucunoides)

  • Samar Y
  • Mariwy A
  • Manuhutu J
N/ACitations
Citations of this article
90Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Fitoremediasi merkuri (Hg) merupakan salah satu metode remediasi dengan memanfaatkan tumbuhan akumulator untuk mengurangi bahan pencemar logam berat merkuri (Hg) dalam tanah tercemar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya tingkat akumulasi logam berat merkuri (Hg) oleh tanaman kacang kalopo (Calopogonium mucunoides) berdasarkan nilai Faktor Biokonsentrasi (BCF) dan Faktor Translokasi (TF), dan variasi waktu kontak antara tanaman dengan tanah tercemar antara 40 dan 50 hari. Pengujian sampel menggunakan instrumen Merkuri Analyzer yang dilengkapi dengan sumber cahaya EDL (Electrodeless Low-Pressure Mercury Lamp) pada panjang gelombang 253,7 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serapan merkuri (Hg) tertinggi terdapat pada waktu remediasi 50 hari dengan konsentrasi penyerapan pada akar sebesar 0,7538 ppm dan pada daun sebesar 0,0476 ppm. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai Faktor Biokonsentrasi (BCF) sebesar 6,7458 dan nilai Faktor Translokasi (TF) sebesar 0,0631. Dengan demikian maka tanaman kacang kalopo (Calopogonium mucunoides) dikategorikan sebagai tanaman akumulator karena niali BCF > 1 dan dapat digunakan sebagai salah satu tanaman fitoremediator terhadap tanah tercemar merkuri (Hg), namun dalam mekanisme fitostabilisasi karena nilai TF < 1

Cite

CITATION STYLE

APA

Samar, Y. S., Mariwy, A., & Manuhutu, J. B. (2019). FITOREMEDIASI MERKURI (Hg) MENGGUNAKAN TANAMAN KACANG KALOPO (Calopogonium mucunoides). Science Map Journal, 1(2), 93–98. https://doi.org/10.30598/jmsvol1issue2pp93-98

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free