Hukum Non Muslim sebagai Pemimpin Muslim Ditinjau dari Perspektif Tafsir Ibnu Katsir

  • Al Hazmi M
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Ummat Islam telah lama hidup berdampingan dengan non muslim, mereka saling melakukan transaksi jual-beli, hutang-piutang, dan kegiatan-kegiatan mu'amalah lainnya. Akan tetapi non muslim menjadi pemimpin bagi ummat Islam mempunyai hukum tersendiri seperti yang sudah dijelaskan oleh Allah subhanahu wata'ala dalam firman-firman-Nya yang sanagat banyak dalam al-Qur'an. Untuk memahami al-Qur'an dengan baik, maka butuh penjelasan yang tepat dan sesuai dengan maksud dan tujuan firman Allah subhanahu wata'ala, maka penulis meneliti mufasir yang terpercaya dan telah diakui oleh para 'ulama Islam, yaitu Ibnu Katsir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum kepemimpinan non muslim terhadap ummat Islam sangat dilarang dalam agama, bahkan Imam Ibnu katsir menyatakan orang yang mengangkat non muslim menjadi pemimpin bagi ummat Islam sebagai orang munafiq.

Cite

CITATION STYLE

APA

Al Hazmi, M. F. S. (2017). Hukum Non Muslim sebagai Pemimpin Muslim Ditinjau dari Perspektif Tafsir Ibnu Katsir. Tapis : Jurnal Penelitian Ilmiah, 1(02), 215. https://doi.org/10.32332/tapis.v1i02.795

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free