Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan pariwisata oleh pemerintah Desa Sawentar, hambatan-hambatannya,serta mengajukan strategi pengembangan pariwisata berbasis permberdayaan masyarakat di Desa Sawentar. Penelitian ini bertolak dari strategi pengembangan pariwisata di Desa Sawentar yang bersifat top-down, terbatas pada momentum dan terfokus warisan budaya atau sejarah bendawi, tanpa kemitraan sinergis, serta minim partisipasi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif, dengan bertolak dari konsep Pemberdayaan Masyarakat 5P Menurut Suhartodan teori Partisipasi Sherry Arnstein.Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan pariwisata yang oleh pemerintah Desa Sawentar dilakukanmelalui peletarian tradisi budaya dan pelatihan pengelolaan homestay. Adapun hambatan-hambatan yang dialami berupa tidak ada pemetaan potensi pariwisata strategis, tidak adanya pembinaan organisasi POKDARWIS Lwang Wentar, kurangnya alur komunikasi dengan mitra kerja, serta adanya konflik antar organisasi. Dari hasil penelitian tersebut model pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di Desa Sawentar yang ditawarkan yakni melalui pengembangan pariwisata edukasi
Cite
CITATION STYLE
Laksono, N. F., Chawa, A. F., & Yuliati, Y. (2020). Pengelolaan Pariwisata Berbasis Pemberdayaan Masyarakat (Studi Kasus Desa Sawentar). Briliant: Jurnal Riset Dan Konseptual, 5(4), 865. https://doi.org/10.28926/briliant.v5i4.539
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.