Abstract
Dalam proses penilaian pengetahuan siswa pada Sekolah Dasar Negeri 1 Kota Ternate masih menggunakan software MS excel dan membutuhkan waktu kurang lebih 2 sampai 4 hari, sehingga dianggap kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Jaringan Syaraf Tiruan Perceptron agar memudahkan pekerjaan penilaian Guru di SD Negeri 1 Kota Ternate. Jaringan syaraf tiruan merupakan salah satu sistem pemrosesan informasi yang didesain dengan meniru cara kerja otak manusia dalam menyelesaikan suatu masalah secara cepat dan tepat. Dalam pengolahan penilaian dengan algoritma perceptron, dibutuhkan data pelatihan (training) dan pengujian (testing) untuk mengklasifikasikan data hasil belajar siswa. Metode pengembangan sistem yang digunakan yaitu prototype. Pengujian sistem dilakukan dengan metode white box. Data yang digunakan adalah data klasifikasi hasil belajar siswa pada ranah pengetahuan yakni Hasil Penilaian Harian (HPH), Hasil Penilaian Tengah Semester (HPTS), dan Hasil penilaian Akhir Semester (HAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keakuratan tertinggi terjadi di perlakuan awal dengan akurasi yang diperoleh sebesar 96%, sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem Jaringan Syaraf Tiruan dengan algoritma Perceptron dapat diimplementasikan untuk penilaian siswa pada kurikulum 2013. . Kata
Cite
CITATION STYLE
N. Kapita, S., Mahdi, S., & Tempola, F. (2020). Penilaian Pengetahuan Siswa Dengan Jaringan Syaraf Tiruan Algoritma Perceptron. Techno: Jurnal Penelitian, 9(1), 372. https://doi.org/10.33387/tjp.v9i1.1712
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.