KEBIJAKAN PENGUATAN HILIRISASI PRODUK BERBASIS TEKNOLOGI

  • Pujantiyo B
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dalam melaksanakan hilirisasi produk berbasis teknologi (komersialisasi teknolog), kolaborasi triple helix antara Academician - Businessman - Government (ABG) adalah hal yang sangt penting. Di Indonesia, kolaborasi seperti ini belum banyak memberikan kontribusi signifikan terhadap daya saing nasional. Oleh karena itu, sangat diperlukan kebijakan penerapan penguatan hilirisasi produk berbasis teknologi di seluruh lembaga riset di Indonesia termasuk di perguruan tinggi. Kebijakan yang dimaksud adalah penguatan metodologi yang digunakan dalam hilirisasi produk yang berbasis pada teori Randal Gold Smith . Teori ini terdiri dari 3 tahap yaitu tahap investigasi, tahap pengembangan / validasi, dan tahap komersialisasi. Khususnya pada tahap pengembangan ini terdiri dari beberapa validasi yaitu uji kolaborasi, uji bisnis model, uji produksi, uji pasar, uji harga, serta HKI. Hasil yang telah diterapkan dalam penerapan metodologi ini di lingkungan beberapa lembaga riset, telah menunjukkan dampak yang cukup signifikan. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa untuk dapat menopang daya saing nasional, maka diperlukan kebijakan keseragaman dalam penggunaan metodologi penguatan hilirisasi produk ini dalam kerangka triple helix

Cite

CITATION STYLE

APA

Pujantiyo, B. S. (2022). KEBIJAKAN PENGUATAN HILIRISASI PRODUK BERBASIS TEKNOLOGI. Jurnal Kebijakan Publik, 13(4), 331. https://doi.org/10.31258/jkp.v13i4.8129

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free