Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pengobatan TB Paru Di Rumah Sakit Paru di Bandung

  • Sitorus N
  • Septyaningrum D
  • Yogisutanti G
N/ACitations
Citations of this article
32Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

TB paru adalah penyakit yang dapat menular melalui udara (airborne disease). Kuman TB menular dari orang ke orang melalui percikan dahak (droplet) ketika penderita TB paru aktif batuk, bersin, bicara atau tertawa. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi pengobatan TB paru, faktor yang berhubungan dengan pengobatan TB paru (usia, pendidikan, pengetahuan, kebiasaan merokok, keberadaan PMO, dan jarak  tempat tinggal pasien TB paru), menganalisis hubungan usia, pendidikan, pengetahuan, kebiasaan merokok, keberadaan PMO, dan jarak tempat tinggal pasien terhadap pengobatan TB paru di rumah sakit. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden dengan teknik pengambilan sampel random sampling dengan pendekatan rumus Slovin. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner pengetahuan tentang TB paru. Hasil Uji statistik mengunakan Uji Chi-square, dengan tingkat signifikan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan (p=0,000) dan keberadaan PMO (p=0,000) terhadap pengobatan TB paru. Selain itu tidak ada hubungan antara usia (p=0,941), pendidikan (p=0,081), kebiasaan merokok (p=0,213), jarak tempat tinggal dengan RS (p=0,762) terhadap pengobatan TB paru. Saran bagi Rumah Sakit agar meningkatkan lagi pengetahuan pasien melalui penyuluhan berupa pidato petugas promosi kesehatan di ruang tunggu rawat jalan atau rawat inap pasien TB paru, tentang pengetahuan mengenai TB paru terhadap pasien maupun PMO supaya keberhasilan pengobatan mencapai angka 100%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sitorus, N., Septyaningrum, D. F., & Yogisutanti, G. (2022). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pengobatan TB Paru Di Rumah Sakit Paru di Bandung. Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel, 16(2), 93–106. https://doi.org/10.36051/jiki.v16i2.200

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free