Dampak Maraknya Perkawinan Anak Terhadap Pembangunan di Provinsi Kalimantan Barat

  • Peanta S
N/ACitations
Citations of this article
46Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Maraknya isu perkawinan anak semakin tahun semakin terdengar nyaring diberitakan. Perkawinan usia muda seolah menjadi sebuah tren yang saat ini banyak terjadi pada kalangan muda. Sebutan “mamah muda” seolah menjadi sebuah prestasi dan kebanggaan bagi diri sendiri Kemudian komunikasi yang sudah tidak dapat dibatasi karena sekarang akses internet mudah didapatkan di mana saja dapat menjadi faktor yang menyebabkan terjadinya perkawinan anak. Pada tulisan ini menggunakan pendekatan yuridis, dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder kemudian melakukan penelusuran terhadap peraturan-peraturan dan literatur-literatur yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti. Terjadinya perkawinan akan berdampak pada sektor Pendidikan, Kesehatan, ekonomi maupun ketenagakerjaan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Peanta, S. U. N. (2023). Dampak Maraknya Perkawinan Anak Terhadap Pembangunan di Provinsi Kalimantan Barat. Khatulistiwa Profesional: Jurnal Pengembangan SDM Dan Kebijakan Publik, 4(1), 22–33. https://doi.org/10.62099/khapro.v4i1.39

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free