MELAMPAUI KEBEBASAN: KONSEP KEBEBASAN THOMAS AQUINAS VS KEBEBASAN MODERN

  • Simplesius Sandur
N/ACitations
Citations of this article
26Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kebebasan manusia terungkap dalam suatu pilihan dan pilihan adalah elemen fundamental hidup manusia. Konsep kebebasan memiliki sejarah yang panjang. Hal itu telah ditafsir oleh para pemikir dalam sejarah filsafat dan agama. Para pemikir religius-filosofis tidak memiliki kesatuan pandangan tentang hal ini. Variasi penafasiran tentang kebebasan telah melahirkan cara pandang yang berbeda tentang kebebasan. Ada yang melihatnya sebagai hal yang tidak dapat dipisahkan dari intelek dan kehendak karena kebebasan mengalir dari kedua fakultas ini. Sementara yang lain melihatnya sebagai fakultas dari mana akal budi dan kehendak mengalir. Dalam hal ini kebebasan adalah suatu ekspresi yang paling esensial martabat manusia sehingga melahirkan suatu kebebasan mutlak. Variasi penafsiran ini membawa akibat pada cara pandang tentang hidup dan bagaimana hidup ini dijalankan. Pandangan tentang kebebasan melahirkan pertarungan yang tiada henti antara dua gerakan di dunia modern yaitu pro-life dan pro-choice. Artikel ini menghadirkan suatu penafsiran polemik mengenai kebebasan dari perspektif filsafat moral.

Cite

CITATION STYLE

APA

Simplesius Sandur. (2022). MELAMPAUI KEBEBASAN: KONSEP KEBEBASAN THOMAS AQUINAS VS KEBEBASAN MODERN. Jurnal Filsafat Dan Teologi Katolik, 5(2), 38–52. https://doi.org/10.58919/juftek.v5i2.26

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free