Gadai tanah di Kalurahan Semoyo, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul

  • Choirunisa M
  • Widihastuti S
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

ABSTRAKArtikel ini didasarkan pada penelitian yang bertujuan  mendeskripsikan alasan masyarakat Kalurahan Semoyo melakukan transaksi gadai tanah. Selain itu juga untuk mendeskripsikan gadai tanah di Kalurahan Semoyo. Gadai tanah rentan terjadi permasalahan, namun gadai tanah masih banyak ditemui di Indonesia, salah satunya Kalurahan Semoyo. Masyarakat melakukan transaksi gadai tanah karena terdesak oleh kebutuhan,menghindari jual tanah, menghindari pinjam uang di bank, memberikan pertolongan kepada tetangga atau kerabat dan mendapatkan tambahan tanah garapan. Gadai tanah di Kalurahan Semoyo didasarkan pada kebiasaan, dilakukan secara lisan dan tidak melibatkan pihak Pemerintah Kalurahan. Pelaku  gadai tanah hanya melakukan transaksi gadai tanah dengan kerabat/ tetangga dekat guna mencegah permasalahan di kemudian hari.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara dan dokumentasi. Teknik pengecekan keabsahan data yang digunakan teknik crosscheck. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis data induktif dengan tahapan: reduksi data, kategorisasi data, penyajian data, penarikan  simpulan/verifikasi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Choirunisa, M., & Widihastuti, S. (2023). Gadai tanah di Kalurahan Semoyo, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul. AGORA, 12(2), 154–164. https://doi.org/10.21831/agora.v12i2.20146

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free