Abstract
Ketuntasan suatu program pada satuan pendidikan (dalam hal ini sekolah menengah) akan diakhiri dengan diselenggarakannya evaluasi hasil belajar atau ujian, yaitu ujian sekolah dan ujian nasional, siswa akan meningkatkan aktivitas belajarnya sebagai persiapan diri untuk dapat mengikuti ujian dan berusaha untuk menghasilkan prestasi yang memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengalaman siswa dalam mempraktekkan self-regulated learning (SRL), yang meliputi kesiapan siswa dalam proses yang aktif, konstruktif, mampu menetapkan tujuan belajar, memonitor, mengatur, dan mengontrol kognisi, motivasi, serta perilaku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa focused group discussion (FGD) dan tulisan karangan pada tujuh siswa informan utama, ditambah dengan wawancara pada tujuh informan pendukung (sahabat subyek). Informan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII yang sudah menjalani ujian sekolah dan ujian nasional. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pengalaman SRL pada siswa, secara perilaku, motivasi, dan kognitif (strategi belajar), masih memerlukan peningkatan pada masalah pengaturan waktu, perencanaan, serta target. Secara internal, kesesuaian SRL dilatarbelakangi oleh kebiasaan, motivasi, dan tujuan, sedangkan secara eksternal dipengaruhi oleh budaya, pola asuh, dan lingkungan. SRL merupakan ketrampilan manajerial dalam belajar karena mengatur sumberdaya belajar sehingga dapat diajarkan atau dilatihkan sedini mungkin untuk mengoptimalkan ketrampilan akademis dan penyesuaian akademis siswa di waktu yang akan datang.
Cite
CITATION STYLE
Sudinadji, M. B., & Kumaidi, K. (2019). Pengalaman self regulated learning siswa untuk menghadapi ujian. Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi, 4(2), 79–95. https://doi.org/10.23917/indigenous.v4i2.7970
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.