Abstract
Kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi seberapa efektif pembinaan moral yang diberikan kepada remaja bermasalah yang ada di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Remaja (BPRSR) Yogyakarta. Kajian ini menggunakan metode studi lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan dipilih secara purposif dan terdiri dari kepala lembaga, pekerja sosial, psikolog, dan konselor yang semuanya memiliki pengalaman langsung dalam proses rehabilitasi sosial remaja. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode triangulasi serta dianalisis dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembinaan moral di BPRSR memberikan dampak positif terhadap remaja dalam beberapa aspek utama, yaitu: terjadinya perubahan perilaku ke arah yang lebih positif, peningkatan kesadaran diri dan kedisiplinan, serta internalisasi nilai-nilai moral seperti tanggung jawab, kejujuran, dan rasa empati. Proses pembinaan ini dilakukan melalui kegiatan keagamaan, konseling individu dan kelompok, pelatihan keterampilan, serta pendekatan psikososial yang holistik. Namun demikian, tantangan masih ditemukan, terutama dalam hal kurangnya dukungan dari keluarga yang menyebabkan sebagian remaja mengalami kesulitan saat kembali ke lingkungan asal. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya sinergi yang lebih kuat antara lembaga, keluarga, dan masyarakat guna memastikan keberlanjutan proses rehabilitasi moral secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Cite
CITATION STYLE
Ritonga, R. Y., & Nurjannah. (2025). Pembinaan Moral di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Remaja Yogyakarta. Malewa: Journal of Multidisciplinary Educational Research, 3(1), 12–20. https://doi.org/10.61683/jome.v3i1.196
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.