Abstract
Hiperaktif adalah anak yang memiliki gangguan defisit perhatian yang berperilaku seperti berbicara sendiri, tidak bisa diam, sering meninggalkan tempat duduk atau berjalan-jalan di dalam kelas, sering bertingkah aneh seperti melempar barang, merebut barang temannya, sulit untuk diajak berbicara, bahkan tidak nyambung saat ditanya, selalu mencari-cari perhatian guru, dan anak selalu bertanya berlebihan terhadap guru. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana perilaku anak hiperaktif di SDN 3 Sukoharjo Kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perilaku anak hiperaktif di SDN 3 Sukoharjo Kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi, lembar wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil studi kasus terbukti bahwa terdapat 2 anak yang mengalami gangguan hiperaktif yang duduk di kelas II dan V SDN 3 Sukoharjo. Dengan demikian hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Subjek A1 merupakan siswa hiperaktif tidak terlalu agresif dan introvert. Sedangkan siswa A2 merupakan siswa dengan tingkat hiperaktif yang berlebih, sering berpindah-pindah dan tidak mampu berkonsentrasi. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan dan bahan pertimbangan bagi peneliti selanjutnya.
Cite
CITATION STYLE
Trisna, E. L., & Ana, R. F. R. (2023). Studi Kasus Perilaku Anak Hiperaktif Di SDN 3 Sukoharjo Kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung. Jurnal Simki Postgraduate, 2(4), 289–297. https://doi.org/10.29407/jspg.v2i4.458
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.