Gagal ginjal kronis pada Kucing Domestik Rambut Pendek

  • Mardasella A
N/ACitations
Citations of this article
97Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Gagal ginjal kronis adalah gangguan fungsi ginjal yang progresif dan irreversible. Pada kondisi ini ginjal gagal mempertahankan fungsi metabolisme serta keseimbangan cairan dan elektrolit, sehingga menyebabkan uremia. Seekor kucing domestik jantan berumur ±3 tahun dengan bobot 2,15 Kg diperiksa dengan keluhan letargi, bulu kotor dan kusam, bersin, dehidrasi, poliuri, polidipsi, membrana mukosa pucat, anoreksia serta ulserasi mulut. Pemeriksaan hematology menunjukkan hasil anemia, leukositosis, neutrofilia, trombositopenia, limfopenia, peningkatan nilai MCV, penurunan nilai MCHC. Pemeriksaan kimia darah menunjukkan hasil peningkatan kreatinin dan BUN. Pemeriksaan natif ditemukan adanya telur cacing. Hewan didiagnosa gagal ginjal kronis. Penanganan pada kasus ini diberikan terapi antibiotik Claneksi dan antibiotik Doxycycline, mukolitik Fluimucil, antianemik hematodin, obat antiparasit (Praziquantel, Pyrantel pamoat), serta supementasi tambahan berupa imboost, madu, minyak ikan serta pakan renal. Pada post terapi hewan terlihat membaik, gagal ginjal kronis tidak dapat disembuhkan sehingga diperlukan manajemen pengobatan dan diet yang tepat untuk dapat memperbaiki kualitas hidup dan memperpanjang hidup hewan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mardasella, A. (2021). Gagal ginjal kronis pada Kucing Domestik Rambut Pendek. Media Kedokteran Hewan, 32(1), 29. https://doi.org/10.20473/mkh.v32i1.2021.29-39

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free