Promosi Kesehatan Remaja dengan Pendekatan KIPK

  • Melani M
  • Prastita N
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
236Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Remaja adalah individu berusia 10-24 tahun yang sedang mengalami pertumbuhan fisik, kognitif, dan sosio emosional. Masa pubertas menandai perubahan seksual, sementara pencarian jati diri melibatkan aspek sosial, budaya, dan pribadi. Dalam proses pertumbuhan dan perkembangan remaja tersebut, banyak perubahan yang terjadi dalam diri remaja. Jika tidak mendapatkan bimbingan serta arahan yang tepat, akan meningkatkan munculnya permasalahan remaja seperti kenakalan-kenakalan yang dilakukan oleh remaja yang akan menganggu kesehatan remaja baik kesehatan fisik, psikologis dan reproduksi remaja. Penanggulangan masalah kesehatan remaja memerlukan pendekatan yang komprehensif melibatkan berbagai pihak, termasuk keluarga, sekolah, lembaga kesehatan, dan masyarakat. e-book ini akan membahas mengenai remaja dan karakteristiknya, masalah kesehatan yang terjadi pada masa remaja, efek dari gaya hidup serta pergaulan bebas, serta cara menaggulangi masalah kesehatan remaja yang melibatkan keluarga, tenaga kesehatan, masyarakat dan pihak sekolah terutama dengan pendekatan KIPK (Komunikasi Interpersonal dan Konseling) serta memperhatikan kesetaraan gender.

Cite

CITATION STYLE

APA

Melani, M., Prastita, N. P. G., Putri, R. T. D., & Adnani, Q. E. S. (2024). Promosi Kesehatan Remaja dengan Pendekatan KIPK. Promosi Kesehatan Remaja dengan Pendekatan KIPK. Sarana Ilmu Indonesia (Salnesia). https://doi.org/10.36590/penerbit.salnesia.2

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free