MEMBONGKAR HEDONISME DALAM RITUAL AGAMA (Menyemai Kembali Nilai-Nilai Agama Menuju Kesalehan Personal

  • Suryanto T
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Islam adalah agama hanif dan rahmatan lil alamien yang mengayomi seluruh umat manusia dalam ragam variannya. Islam bergerak dalam dua dimensi, yang satu dengan lainnya tak terpisahkan. Namun, keduanya berkorelasi dan berkelindan menyatu dalam satu bingkai yang utuh. Dimensi dimaksud adalah vertikal dan horizontal. Dua dimensi ini, bagaikan ruh dan jasad yang saling bergantung untuk mencapai puncak paripurna eksistensi. Sebab, kesempurnaan keberagamaan akan memiliki impact positif bagi lingkungan sekitar sebagai wujud dari keseimbangan antarkeduanya. Beragama tidak semata-mata untuk kepentingan Tuhan Yang Kuasa. Tapi, beragama adalah bertindak praksis dalam dunia nyata, sebagai pengejewantahan keberagamaan yang sempurna demi tercapainya konfigurasi kesalehan personal dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai hakiki agama yang sejatinya menjadi rujukan manusia dalam beragama. Adapun metode yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif studi pustaka dengan jenis deskriptif. Penelitian ini menghasilan temuan yang terindikasi dari banyaknya pemeluk agama yang melulu mengedepankan kesalehan personal daripada kesalehan sosial. Di mata mereka, kesalehan personal seakan menjadi puncak dari keberagamaan sehingga menafikan dimensi kesalehan sosial yang semestinya menjadi wilayah praktis dari pucuk keberagamaan yang otentik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suryanto, T. A. (2021). MEMBONGKAR HEDONISME DALAM RITUAL AGAMA (Menyemai Kembali Nilai-Nilai Agama Menuju Kesalehan Personal. Reflektika, 16(2), 173. https://doi.org/10.28944/reflektika.v16i2.526

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free