Abstract
Kepulauan Karimunjawa merupakan salah satu tempat konservasi perairan di Indonesia dan juga merupakan destinasi wisata bahari nomor 1 di Jawa Tengah, namun dibalik keindahannya pulau Karimunjawa menghasilkan sampah yang belum terkelola dengan baik. Sampah plastik diketahui merupakan sampah yang paling mendominasi di wilayah perairan dan sulit untuk terurai. Ascidian merupakan invertebrata laut yang hidup dengan cara menyaring makanannya (filter feeder), sehingga terdapat kemungkinan jika terdapat plastik yang dicerna oleh jamur asosiasi Ascidian tersebut. Mikroorganisme biodegradator seperti jamur memiliki kemampuan untuk mendekomposisi polimer plastic menjadi lebih sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan isolasi dan mengetahui jumlah isolat hasil purifikasi jamur yang berasosiasi dengan Ascidian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah gabungan dari metode deskriptif dan eksploratif. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus – Desember 2024. Isolasi dan purifikasi jamur dilakukan menggunakan media Malt Extract Agar (MEA) yang mendapatkan sebanyak 22 isolat jamur hasil purifikasi. Diketahui isolat hasil purifikasi tersebut terdiri dari spesies Aspergillus sp. sebanyak 11 isolat, Penicillium sp. sebanyak 4 isolat, Xeromyces sp. sebanyak 2 isolat, Rhizopus sp. sebanyak 2 isolat, Paecilomyces sp. sebanyak 1 isolat, dan Trichoderma sp. sebanyak 2 isolat.
Cite
CITATION STYLE
Aisah Wafiq, Y., Ayuningrum, D., & Sabdaningsih, A. (2025). Isolasi dan Purifikasi Jamur Asosiat Ascidian yang Dikoleksi dari Perairan Karimunjawa, Jawa Tengah. Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES), 12(2), 86–94. https://doi.org/10.14710/marj.v12i2.51842
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.