Peran Pendidikan Pondok Pesantren dan Kiayi Dalam Memberikan Solusi Kehidupan

  • Suaidi
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Problematika yang dihadapi saat ini adalah berbagai peristiwa bermunculannya kasus-kasus kejahatan dan kemaksyiatan  yang termasuk dalam kategori penyakit masyarakat, sehingga menyebabkan terkurasnya perhatian pemerintah untuk mengatasinya, dengan cara gelar rajia kemaksyiatan dan penyakit masyarakat, namun kenyataannya semakin padatnya agenda gelar rajia yang dilakukan oleh pemerintah kejahatan, kemaksyiatan dan penyakit masyarakat dan sosial-pun  tetap belum bisa secara tuntas diatasi.             Kemaksyiatan dan penyakit masyarakat dengan berbagai bentuknya seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, prostitusi, perzinahan, pelecehan seksual, mayoritas dilakukan oleh orang yang tidak berbekal pendidikan agama yang memadai. Interpensi pendidikan agama terhadap anak-anak remaja harus menjadi skala prioritas, sehingga mampu mengkristalisasi dalam pribadi untuk dapat memberikan kontribusi dalam mengarahkan prilaku dari prilaku maksyiat kepada prilaku yang sejalan dengan ajaran agama.             Lembaga pendidikan Pondok Pesantren yang ber-oriensi kepada pendidikan agama  setidaknya akan mampu memberikan solusi terhadap gejala dan fenomena yang dirasakan saat ini dimana masyarakatnya cenderung untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang menyimpang dari aturan Allah, SWT. Setidaknya pembekalan pendidikan agama terhadap anak didik akan memberikan solusi terhadap penataan masa depan para remaja dengan tidak melakukan kejahatan atau perbuatan maksyiat lainnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suaidi. (2023). Peran Pendidikan Pondok Pesantren dan Kiayi Dalam Memberikan Solusi Kehidupan. JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL (JUPENDIS), 1(1), 94–112. https://doi.org/10.54066/jupendis-itb.v1i1.98

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free