Arahan Kebijakan Rencana Pengurangan Risiko Terdampak Bencana Banjir di Kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe

  • Ichal
  • Hasddin
  • Tamburaka E
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI menetapkan 12 kecamatan yang rawan terjadi banjir di Kabupaten Konawe, salah satunya adalah Kecamatan Lambuya, dimana Desa Waworaha sebagai daerah yang memiliki risiko/kerawanan tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah merumuskan rencana kebijakan penggurangan risiko terdampak banjir di Kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, untuk menjelaskan perencanaan pengutrangan risiko terdampak banjir dengan menggunakan data-data bersifat kuantitatif.  Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe, Menggunakan data primer dan sekunder. Diperoleh dengan observasi, dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis ditemukan bahwa untuk pengurangan risiko banjir perlu ada upaya struktur dan non- struktur. Upaya struktur dengan memeprbaiki fungsi drainase, pembangunan tanggul setiap Sungai, normalisasi Sungai (sedimentasi); dan embung sebagai penampungan air hujan. Upaya non struktur seperti sosialisasi, pembersihan lingkungan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ichal, Hasddin, Tamburaka, E., Handa, M. I., & Ishak, A. (2024). Arahan Kebijakan Rencana Pengurangan Risiko Terdampak Bencana Banjir di Kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe. Journal of Indonesian Scholars for Social Research, 4(2), 105–111. https://doi.org/10.59065/jissr.v4i2.160

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free