Hubungan Tingkat Kebisingan Umur dan Perilaku Merokok dengan Peningkatan Tekanan Darah

  • Amalia Rahmah L
N/ACitations
Citations of this article
29Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Paparan terhadap kebisingan merupakan salah satu aspek lingkungan kerja yang dapat berdampak negatif pada kesehatan pekerja, termasuk peningkatan risiko hipertensi. Penambahan faktor risiko seperti usia dan perilaku merokok dapat memperburuk situasi ini. Jenis pada penelitian ini penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dimana seluruh populasi menjadi sampel, berjumlah 35 orang. Pengukuran umur dan perilaku merokok menggunakan kuesioner, pengukuran kebisingan menggunakan Sound Level Meter, pengukuran tekanan darah menggunakan Sphygmomanometer aneroid. Hasil Uji statistik Fisher's Exact menunjukkan ada hubungan antara tingkat kebisingan dengan peningkatan tekanan darah pada Tenaga Kerja Pengolahan Kayu dengan nilai p-value 0,001 (p<0,05). Ada hubungan antara umur dengan peningkatan tekanan darah pada Tenaga Kerja Pengolahan Kayu dengan nilai p-value 0,007 (p<0,05). Ada hubungan antara perilaku merokok dengan peningkatan tekanan darah pada Tenaga Kerja Pengolahan Kayu dengan nilai p-value 0,000 (p<0,05).  Ada hubungan tingkat kebisingan, umur, dan perilaku merokok dengan peningkatan tekanan darah tenaga kerja di pengolahan kayu UD. Cahaya Alba.

Cite

CITATION STYLE

APA

Amalia Rahmah, L. (2023). Hubungan Tingkat Kebisingan Umur dan Perilaku Merokok dengan Peningkatan Tekanan Darah. Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat, 2(2), 99–109. https://doi.org/10.69883/jlkm.v2i2.30

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free