Abstract
Latarbelakang penelitian ini yaitu keterampilan yang baik dalam geometri mampu mendukung pamahaman siswa terhadap ilmu lain dalam matematika seperti ilmu menghitung, mengukur, dan lain- lain. Namun kenyataannya, geometri merupakan salah satu pokok bahasan yang kebanyakan tidak disukai oleh siswa. Kemampuan koneksi matematis merupakan salah satu kemampuan yang diperlukan dalam memahami geometri. Terdapat lima fase berpikir dalam model Van Hiele yang memberi pengaruh positif terhadap kemampuan koneksi matematis siswa. Penelitian ini merupakan eksperimen dengan disain pretest-postest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP kelas VII di Ciomas, sedangkan sampelnya adalah siswa kelas VII dari salah satu SMP di Ciomas yang ditetapkan secara purposive dan dipilih dua kelas VII secara acak dari kelas VII yang ada. Data hasil penelitian akan dianalisis dengan menggunakan uji statistic t, uji koefisien kontingensi dan uji dengan statistik chi kuadrat. Berdasarkan analisis data kuantitatif, diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan koneksi matematis siswa SMP yang memperoleh model pembelajaran Van Hiele lebih baik daripada yang memperoleh pembelajaran biasa. Kata Kunci: Koneksi Matematis dan Pembelajaran Van Hiele ABSTRACT
Cite
CITATION STYLE
Hamidah, H., & Chotimah, S. C. (2015). PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VAN HIELE TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA SMP. P2M STKIP Siliwangi, 2(2), 203. https://doi.org/10.22460/p2m.v2i2p203-208.179
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.