Pengujian Erosi pada Kemiringan Dan kepadatan Tanah organik

  • Fatmawati S
N/ACitations
Citations of this article
32Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini memiliki latar belakang yaitu adanya kemiringan dan kepadatan tanah organik yang bervariasi sehingga sangat menentukan jumlah erosi yang terjadi pada suatu daerah sehingga diperlukan penelitian untuk mengetahui jumlah erosi yang terjadi. Rumusan masalah yang dikaji yaitu bagaimana pengaruh erosi terhadap kemiringan dan kepadatan tanah juga intensitas hujan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh serta hubungan antara erosi dengan kemiringan lereng, intensitas curah hujan dan kepadatan tanah yang terjadi pada tanah organik. Metode pembanding yang digunakan adalah  USLE (Universal Soil Loss Equation) dalam  menentukan jumlah erosi pada tanah yang memiliki kadar organik dengan total 18,67%. Dari penelitian yang dilakukan di laboratorium dengan tiga variasi intensitas hujan yaitu 23 mm/jam, 34 mm/jam dan 51 mm/jam didapatkan hasil berupa  jumlah erosi sebesar meningkat 40 %, untuk tingkat kemiringan dengan tiga variasi yaitu 10◦, 15◦dan 20◦ menghasilkan peningkatan jumlah erosi sebesar 30 %. Hasil penelitian dengan variasi kepadatan 60% dan 70% menunjukkan hasil penurunan jumlah erosi sebesar 3 %. Dengan demikian kesimpulan yang dapat diperoleh yaitu semakin besar kemiringan lereng, intensitas hujan, dan kadar organik tanah maka erosi yang terjadi pada suatu daerah akan semakin besar pula.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fatmawati, S. (2021). Pengujian Erosi pada Kemiringan Dan kepadatan Tanah organik. Jurnal Teknik Sipil MACCA, 6(1), 48–57. https://doi.org/10.33096/jtsm.v6i1.278

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free