Blasphemy dalam Karya Sastra: Sebuah Catatan antara Etika dan Estetika Artistik

  • Rodiah I
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini mengkaji persinggungan nilai antara etika dan estetika-artistik dalam karya sastra, kendatipun keduanya dapat berjalan berdampingan, tetapi tidak dapat disangkal dalam beberapa praktiknya terkadang menimbulkan pergesekan. Blasphemy dan kebebasan subjek creator-licentia poetica-merupakan dua contoh yang mewakili persinggungan nilai tersebut. Beberapa pendekatan dari pelbagai mazhab teori kesusastraan dipaparkan dalam artikel ini.  Argumentasi yang menjadi dasar dari masing-masing pendekatan dalam teori kesusastraan tersebut seakan menutup diri dari pelbagai kemungkinan yang muncul pada pihak lain, oleh karena itu, penulis berupaya mengemukakan kembali konsep strukturalisme genetik yang diperkenalkan oleh Bourdieu sebagai sebuah bentuk pendekatan yang mengakomodasi persinggungan, setidaknya dua nilai tersebut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rodiah, I. (2020). Blasphemy dalam Karya Sastra: Sebuah Catatan antara Etika dan Estetika Artistik. JURNAL INDO-ISLAMIKA, 6(1), 139–162. https://doi.org/10.15408/idi.v6i1.14799

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free