Pengaruh terapi akupresur terhadap intensitas nyeri persalinan pada ibu bersalin kala I fase aktif

  • Afdila R
  • Mutiah C
  • Deviani P
N/ACitations
Citations of this article
116Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar Belakang : Nyeri persalinan adalah perasaan tidak yaman yang pernah dialami oleh setiap orang, entah dalam kadar ringan maupun akut. Akupresur disebut juga dengan terapi totok atau tusuk jari adalah salah satu bentuk fisioterapi dengan memberikan pemijatan dan stimulasi pada titik-titik tertentu atau acupoint pada tubuh. Tujuan: untuk mengidentifikasi pengaruh akupresur terhadap intensitas nyeri persalinan pada ibu bersalin kala I fase aktif. Metode: Jenis penelitian ini quasi experimental design dengan metode pretest dan posttest, dengan sampel sebanyak 30 ibu bersalin di PMB Santi Yosina, Amd. Keb Kecamatan Syamtalira Bayu Kabupaten Aceh Utara. Analisa data menggunakan uji wlcoxon test. Hasil: Didapatkan bahwa pada saat pretes sebahagian besar ibu mengalami nyeri berat sebanyak 60% dan saat posttest sebahagian besar ibu mengalami penurunan nyeri menjadi nyeri ringat sebesar 43.3%. ada perbedaan sebelum dan sesudah di berikan terapi akupresur terhadap intesitas nyeri persalinan pada ibu bersalin kala I fase aktif dengan nilai Z-4,491 dan p-value 0,000 <0,05 yang berarti terdapat perbedaan sebelum dan sesudah diberikan terapi akupresur. Kesimpulan: Akupresur berpengaruh terhadap intensitas nyeri persalinan pada ibu bersalin kala I fase aktif.

Cite

CITATION STYLE

APA

Afdila, R., Mutiah, C., & Deviani, P. (2023). Pengaruh terapi akupresur terhadap intensitas nyeri persalinan pada ibu bersalin kala I fase aktif. Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan, 3(2), 204–209. https://doi.org/10.30867/femina.v3i2.478

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free