ANALISIS KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PEMECAHAN MASALAH

  • Huliatunisa Y
  • Wibisana E
  • Hariyani L
N/ACitations
Citations of this article
551Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini untuk menganalisis tingkat kemampuan berfikir kreatif matematis siswa dalam pemecahan masalah soal cerita materi operasi hitung pecahan, menggunakan 5 penjenjangan tingkat berfikir kreatif teori Siswono ; 4/sangat kreatif, 3/kreatif, 2/cukup kreatif, 1/kurang kreatif dan 0/tidak kreatif, dengan indikator berfikir kreatifnya ; lancar/fluency, luwes/flexibility, orisinil/originaly, terperinci/elaborator. Kurangnya motivasi belajar siswa berdampak rendah dan menghambat berkembangnya kemampuan berfikir kreatif, siswa cenderung pasif, tidak ingin bertanya dalam proses pembelajaran bahkan malas untuk menyelesaikan masalah secara mandiri. Solusi 1) guru hendaknya mampu menganalisis faktor penyebabnya, 2) tanamkan kepada siswa sifat untuk mampu memotivasi dirinya sendiri melalui pemberian latihan soal untuk bertujuan menggali kemampuan yang mungkin belum muncul. Kesimpulan; tingkat kreatifitas paling tinggi adalah kreatifitas tingkat 3/kreatif dengan mampu menunjukkan kefasihan, kebaruan/kefasihan dan fleksibilitas, siswa berkemampuan sedang mencapai kreatifitas tingkat 2/cukup kreatif dengan mampu menunjukkan kebaruan/fleksibilitas, sedangkan siswa berkemampuan rendah/kurang mencapai kreatifitas tingkat 1/kurang kreatif yang hanya mampu menggunakan kefasihan saja. Kata kunci : Kreatifitas, Berfikir kreatif matematis, Menyelesaikan soal.

Cite

CITATION STYLE

APA

Huliatunisa, Y., Wibisana, E., & Hariyani, L. (2020). ANALISIS KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PEMECAHAN MASALAH. Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE), 1(1). https://doi.org/10.31000/ijoee.v1i1.2567

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free