Abstract
AbstrakKecamatan Sumalata merupakan salah satu pusat kegiatan industri pertanian dan ekonomi yang mempunyai topografi daratan dan perbukitan yang relatif dekat dengan pengolahan ruang yang meluas keperbukitan. Hal tersebut akan mengakibatkan berubahnya ahli fungsi lahan dan sangat berpengaruh timbulnya lahan kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan lahan kritis menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kecamatan Sumalata. Metode yang digunakan yaitu analisis tumpang susun data spasial pengkelasan, skoring dan logical expression, metode ini juga diperkuat verifikasi ke Citra CSRT Google Earth, serta survei lapangan dengan ground control point (GCP). Dari keseluruhan hasil analisis telah diperoleh informasi bahwa ada 5 kelas lahan kritis di Kecamatan Sumalata yaitu, Tidak Kritis memiliki luas 1,476.75 Ha atau mencapai 4.95%, Potensial Kritis memiliki 625.70 Ha atau mencapai 2.10%, Agak Kritis memiliki luas 27,495.04Ha atau mencapai 92.21%, Kritis memiliki luas 44.02Ha atau hanya mencapai 0.15% dan Sangat Kritis dengan total luas 12.44Ha dengan presentase 0.14%.
Cite
CITATION STYLE
Nurdin, I. (2022). Pemetaan Lahan Kritis Menggunakan Sistem Informasi Geografis di Kecamatan Sumalata Provinsi Gorontalo. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu Dan Pendidikan Geografi, 6(2), 232–243. https://doi.org/10.29408/geodika.v6i2.6531
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.