Problematika Anak Tidak Sekolah (ATS) sebagai Faktor Pemicu Kemiskinan Ekstrim dan Stunting

  • Kurniawan R
  • Lestari E
  • Azizi S
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
85Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Problematika Anak Tidak Sekolah (ATS) sebagai salah satu faktor pemicu Kemiskinan Ekstrim dan Stunting merupakan bagian yang perlu dibahas dimana ini merupakan contoh yang bisa secara gamblang dirasakan dampaknya dari sisi Pendidikan untuk kepentingan Ekonomi dan juga Kesehatan. Adanya problematika anak tidak sekolah (ATS)  ini baik karena faktor ekonomi, moral, dan penyebab lainnya harus benar-benar diperhatikan tidak hanya oleh Pemerintahan  tetapi juga oleh Masyarakat itu sendiri sehingga pemicu dari Kemiskinan Ekstrim maupun Stunting ini dapat dicegah sedini mungkin. Fakta ini didapatkan dari hasil Verval Pendataan Anak Tidak Sekolah (ATS) pada tahun 2022, yang terlaksana selama masa Kuliah Pengabdian Masyarakat di Desa Jengkol, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo. Verval dilakukan dengan Pengumpulan Data Anak Usia 7-18 tahun di Desa Jengkol, mengidentifikasi Status Anak Tidak Sekolah (ATS), dan dieksekusi dengan interview secara langsung dengan Responden, dan dari data-data yang dikumpulkan didapatkan fakta-fakta yang nantinya bisa menjadi modal dalam penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) sebagai bentuk penanggulangan Kemiskinan Ekstrim dan Stunting.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kurniawan, R. H., Lestari, E. S., Azizi, S. A., Pranoto, T. A., Aza, M. A., Fuad, F., … Lestiyanawati, R. (2022). Problematika Anak Tidak Sekolah (ATS) sebagai Faktor Pemicu Kemiskinan Ekstrim dan Stunting. Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 70–74. https://doi.org/10.32764/abdimaspen.v3i2.2501

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free