Nahdlatul Turats: Gerakan Filologi Islam dalam Melacak Jaringan Keilmuan Ulama Nusantara

  • Sampurno M
N/ACitations
Citations of this article
58Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang fenomena kebangkitan fiologi Islam di Indonesia dengan hadirnya Nahdlatul Turats. Hal tersebut diawali dengan adanya pameran karya Syhaikhona Kholil Bangkalan yakni Lajnah Turats. Konsep filologi dalam menelusuri karya-karya manuskirp kuno ulama Nusantara dilakukan secara kontekstual dengan pendekatan subjektif dan objektif. Metode pengumpulan data dengan dokumentasi dan metode analisisnya dengan deksriptif-analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa studi filologi Islam di Indonesia dengan munculnya gerakan Nahdlatul Turats memiliki potensi bagi kebangkitan Islam di Indonesia yang memiliki indikator bagi transformasi keilmuan klasik di zaman sekarang. Proses penyingkapan jaringan transmisi keilmuan ulama Nusantara juga dapat ditelusuri secara mendalam melalui karya-karya kitab atau manuskrip yang ditulis. Analisa teori Ashabiyah Ibn Kholdun dalam meninjau gerakan Nahdlatul Turats secara solidaritas sosial dapat membangun peradaban yang dilalui dengan semangat gotong-royong.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sampurno, M. (2024). Nahdlatul Turats: Gerakan Filologi Islam dalam Melacak Jaringan Keilmuan Ulama Nusantara. Muttaqien; Indonesian Journal of Multidiciplinary Islamic Studies, 5(1), 15–28. https://doi.org/10.52593/mtq.05.1.02

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free