BUDAYA EGALITARIANISME PEREMPUAN MADURA DALAM TAREKAT NAQSYABANDIYAH

  • Mulyadi A
N/ACitations
Citations of this article
53Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Abstrak: Tulisan ini mengelaborasi perempuan dari penganut tarekat naqsabandiyah di Madura mulai dari hasil pemahaman terhadap teks, konstruksi budaya sampai menemukan realitas kesamaannya saat ini. Dari uraian tersebut, ditemukan bahwa kesadaran perempuan terhadap status dan hak-haknya semakin me-ningkat sehingga ketergantungannya terhadap laki-laki semakin berkurang dan menjadi lebih mandiri. Kaum perempuan mulai sangat membutuhkan hak istimewa dan status yang setara dengan laki-laki termasuk dalam hal pen-capaian kesempurnaan dan puncak spiritualitas. Kontruks budaya semacam ini dapat ditemukan dalam komunitas tarekat Naqsyabandiyah Muzhariyah di Madura. Adanya mursyid perempuan seperti Nyai Tobibah, Nyai Aisyah, dan Syarifah Fatimah dalam terekat tersebut menunjukkan bahwa dalam budaya organisasi ini tidak ada halangan bagi perempuan untuk mencapai puncak spiritualitas. Abstract: This article elaborates women issues based on the text comprehension and cultural construction of follower of the Naqsyabandiyah order in Madura. From the description, it was found that women's awareness of the status and rights increased so that become more independent. Women des-perately need privileges and equal status with men, including in terms of achieving the highest spirituality. Cultural construction of this kind can be found in the Naqshbandi Muzhariyah follower in Madura. The existence of such women murshid such as Nyai Tobibah, Nyai Aisha, and Fathimah Syarifah in tarekat showed that the organizational culture is no obstacle for women to reach the highest spirituality.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mulyadi, A. (2015). BUDAYA EGALITARIANISME PEREMPUAN MADURA DALAM TAREKAT NAQSYABANDIYAH. KARSA: Jurnal Sosial Dan Budaya Keislaman, 23(1), 149. https://doi.org/10.19105/karsa.v23i1.614

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free