Analisis Cyberbullying pada Masa Pilpres 2024 Berdasarkan Social Bonds Theory

  • Nadila Salsabila
  • Untung Sumarwan
N/ACitations
Citations of this article
51Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Cyberbullying merupakan masalah yang sangat mengkhawatirkan, terutama selama masa Pemilihan Presiden 2024 di mana era digital mengalami perkembangan pesat. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki faktor-faktor yang mendorong terjadinya cyberbullying selama periode kampanye Pemilihan Presiden 2024 di Indonesia. Dengan menggunakan analisis berdasarkan Social Bonds Theory, penelitian ini berusaha mengidentifikasi berbagai faktor pendorong di balik perilaku cyberbullying serta tindakan atau strategi yang dapat digunakan untuk mengatasinya. Social Bonds Theory memberikan kerangka kerja yang membantu memahami bagaimana keterikatan sosial, keterlibatan dalam kegiatan positif, dan pengaruh kelompok pertemanan dapat memengaruhi kecenderungan individu untuk terlibat dalam perilaku menyimpang seperti cyberbullying. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang mendalam tentang dinamika sosial yang berperan dalam cyberbullying selama masa kampanye politik yang intens, serta menawarkan solusi untuk mengurangi insiden tersebut di masa depan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nadila Salsabila, & Untung Sumarwan. (2024). Analisis Cyberbullying pada Masa Pilpres 2024 Berdasarkan Social Bonds Theory. Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development, 6(4), 669–679. https://doi.org/10.38035/rrj.v6i4.883

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free