LGBT dalam Perspektif Islam, Sosial Kewarganegaraan dan Kemanusiaan

  • Abdusshomad A
  • Kurnianto B
  • Kalbuana N
N/ACitations
Citations of this article
200Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui LGBT dalam pandangan Islam, Sosial Kewarganegaraan dan Kemanusiaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam memandang LGBT sebagai tindakan yang bertentangan dengan ajaran Islam dan tidak dapat ditolerir serta tidak sah secara hukum. Meski demikian, Islam memandang LGBT sebagai kaum yang tidak layak dihina, namun Islam memberikan toleransi bagi kaum LGBT. Toleransi ini bukan berarti Islam membenarkan aktivitas seksual yang dilakukan oleh kaum LGBT, tetapi Islam mengakui bahwa LGBT adalah realitas kehidupan dimana kaum ini tetap diperbolehkan untuk melaksanakan ibadah seperti shalat dan zakat serta ibadah lainnya. Sedangkan dalam perspektif sosial kewarganegaraan dan kemanusiaan LGBT tidak dapat dipisahkan karena berkaitan dengan Hak Asasi Manusia (HAM). Negara perlu hadir dalam memberantas dan menghukum pelaku pelecehan dan diskriminasi terhadap setiap individu, termasuk kelompok LGBT. Oleh karena itu, tidak ada pembenaran untuk mendiskriminasi kaum LGBT baik secara sosial, ekonomi, maupun hukum, namun bukan berarti negara memberikan kebebasan atas aktivitas seksual yang dilakukannya, karena selama ini belum ada undang-undang yang mengatur hal tersebut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Abdusshomad, A., Kurnianto, B., & Kalbuana, N. (2023). LGBT dalam Perspektif Islam, Sosial Kewarganegaraan dan Kemanusiaan. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial Dan Sains, 12(1), 58–64. https://doi.org/10.19109/intelektualita.v12i1.16604

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free