Abstract
ABSTRAK Hawar daun bakteri (HDB) adalah salah satu penyakit utama dan penting pada tanaman padi yang disebabkan oleh bakteri patogen Xanthomonas oryzae pv. oryzae (Xoo), terutama padRohaeni, W. R., & Yuliani, D. (2019). Morphological Variability in Leaf of Indonesian Rice Landraces and Its Correlation to Bacterial Leaf Blight Disease Resistance. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 24(3), 258–266. https://doi.org/10.18343/jipi.24.3.258i sawah irigasi. Morfologi daun menjadi karakter yang menarik untuk diinvestigasi hubungannya dengan intensitas penyakit HDB karena daun merupakan bagian tanaman yang diserang oleh penyakit HDB. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi keragaman morfologi daun dan korelasinya dengan penyakit HDB untuk mendukung program perakitan varietas unggul tahan HDB. Sebanyak 25 aksesi padi lokal dikarakterisasi secara fenotipik. Pengujian karakter morfologi dilakukan tanpa menggunakan ulangan, sedangkan uji ketahanan terhadap Xoo (patotipe IV) dilakukan dengan menggunakan rancangan percobaan acak kelompok (tiga ulangan). Hasil uji morfologi daun menunjukkan semua aksesi padi lokal memiliki leher berwarna hijau, warna telinga transparan, warna lidah putih, dan bentuk lidah 2-cleft. Pada 4 minggu setelah inokulasi (MSI) terdapat empat aksesi (Ketan Lomah Hitam, Bumbuy Inih, Gonggoi, dan Waren) yang menunjukkan persentase keparahan terhadap penyakit HDB antara 1316%, dan nilai ini mengindikasikan tingkat ketahanan yang agak rentan terhadap penyakit HDB dan lebih baik dari aksesi lainnya. Morfologi permukaan daun berkorelasi positif dengan ketahanan terhadap HDB, dan keempat aksesi tersebut memiliki permukaan daun berbulu atau sedikit berbulu dan daun berukuran pendek. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi dalam proses seleksi pada program perakitan varietas unggul baru yang tahan penyakit HDB. Kata kunci: hawar daun bakteri, keragaman daun, korelasi, padi lokal ABSTRACT Bacterial leaf blight (BLB) is one of the major diseases of rice plants mainly in irrigated rice caused by pathogenic bacteria Xanthomonas oryzae pv. oryzae (Xoo). Leaf morphology becomes an interesting character to be investigated due to its relationship with the intensity of BLB disease, because the leaf is the part of plant which is infected by the bacteria. The purpose of this research was to obtain information on the variability of leaf morphology and its correlation with BLB diseases, to support plant breeding program of BLB disease-resistant rice varieties. A total of 25 local rice accessions were characterized phenotypically. Leaf morphological characters were examined without replication, while in Xoo resistance (pathotype IV) test was done by using randomized block design with three replications. Characterization on leaf morphology indicated that all local rice accessions had green collar, transparent auricle color, white ligule color, and 2-cleft ligule shape. In four weeks after inoculation, four accessions (Ketan Lomah Hitam, Bumbuy Inih, Gonggoi, and Waren) showed disease severity percentages of BLB diseases on the range between 1316%. These observations indicated that these accessions had slightly sussceptible response to BLB diseases wich were better than the other accessions. Leaf-surface morphology was positively correlated with BLB disease. The four accessions were feathery or slightly hairy with a short-sized leaf. The results of this research could be used as a reference for developing of BLB resistance rice varieties.
Cite
CITATION STYLE
Rohaeni, W. R., & Yuliani, D. (2019). Morphological Variability in Leaf of Indonesian Rice Landraces and Its Correlation to Bacterial Leaf Blight Disease Resistance. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 24(3), 258–266. https://doi.org/10.18343/jipi.24.3.258
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.