FESTIVAL SEBAGAI METODE TRANSFORMASI SOSIAL

  • Wijayanti A
  • Heriyanti L
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Transformasi sosial dapat dilakukan melalui kegiatan festival, dimana pelajar, praktisi, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat dapat bekerja sama sehingga suatu informasi bisa disebarkan dengan cara yang menyenangkan dan merangkul spektrum masyarakat yang lebih luas. Maka keputusan beberapa instansi pusat hingga daerah, atau lembaga di Indonesia untuk membuat sebuah festival guna memperkenalkan produk yang mereka miliki, saat ini menjadi hal yang lumrah dilakukan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui dampak FEKDI (Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia), yang telah dilakukan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu  terhadap transformasi sosial masyarakat khususnya dalam perilaku ekonomi. Berdasarkan penelitian dengan metode kualitatif yang telah dilakukan, peneliti melihat bahwa rangkaian kegiatan dalam FEKDI memberikan dampak yang signifikan atas transformasi sosial masyarakat terutama kalangan remaja dalam penggunaan QRIS sebagai metode pembayaran alih-alih menggunakan uang tunai. Kondisi demikian sesuai dengan preposisi teori sosial yaitu suatu perubahan yang dikehendaki selalu berada di bawah pengendalian serta pengawasan agen of change dengan sistem yang teratur dan direncanakan terlebih dahulu melalui sebuah perencanaan sosial, sehingga terjadilah perubahan pola pikir, perubahan perilaku, dan perubahan budaya materi dalam masyarakat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wijayanti, A., & Heriyanti, L. (2022). FESTIVAL SEBAGAI METODE TRANSFORMASI SOSIAL. Jurnal Sosiologi Nusantara, 8(2), 197–208. https://doi.org/10.33369/jsn.8.2.197-208

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free